Audit Awal
MULTI SERTIFIKASI INDONESIA
Tahapan Sertifikasi SNI ISO
AUDIT TAHAP I
Agenda audit tahap 1 sertifikasi sistem manajemen adalah sebagai berikut :
- Mengkaji informasi sistem manajemen perusahaan yang terdokumentasi
- Mengevaluasi kondisi khusus tapak perusahaan dan berdiskusi dengan personel perusahaan untuk menentukan persiapan audit tahap 2
- Mengkaji status dan pemahaman perusahaan berkenaan dengan persyaratan standar, terutama yang berkaitan dengan identifikasi kinerja utama atau aspek yang signifikan, proses, sasaran dan operasi sistem manajemen
- Memperoleh informasi yang diperlukan terkait lingkup sistem manajemen, termasuk tapak perusahaan, proses dan peralatan yang digunakan, tingkat kendali yang ditetapkan (khusus pada perusahaan multi-tapak), persyaratan peraturan perundang-undangan
- Mengkaji alokasi sumber daya dan menyepakati rincian pada audit tahap 2 dengan perusahaan
Agenda audit tahap I HACCP (SPPG) meliputi:
- Menilai kesiapan organisasi dalam penerapan sistem HACCP melalui peninjauan dokumen dan informasi awal terkait proses operasional
- Mengevaluasi terhadap rancangan proses produksi, termasuk penelaahan terhadap profil organisasi, legalitas usaha serta struktur organisasi beserta penanggung jawab utama dalam pengoperasian proses
- Melakukan identifikasi terhadap bahan baku, komponen, dan layanan pendukung, termasuk informasi pemasok, metode evaluasi pemasok, serta prosedur inspeksi bahan baku. Dalam hal terdapat proses yang dialihdayakan, organisasi juga harus menunjukkan pengendalian terhadap pihak ketiga tersebut.
- Mengkaji informasi mengenai fasilitas, sarana prasarana, dan peralatan produksi, termasuk bukti kalibrasi atau verifikasi peralatan yang berpengaruh terhadap keamanan pangan. Aspek higiene dan sanitasi turut diverifikasi melalui rekaman penerapan sesuai persyaratan yang berlaku.
- Meninjau dokumentasi sistem HACCP, termasuk analisis bahaya, pengendalian proses, serta rekaman penerapan sesuai standar
AUDIT TAHAP II
Audit tahap 2 adalah untuk mengevaluasi implementasi, termasuk efektifitas sistem manajemen perusahaan. Audit tahap 2 dilaksanakan di lokasi pelanggan. Audit mencakup minimal hal-hal berikut :
- Informasi dan bukti tentang kesesuaian untuk seluruh persyaratan dari standar sistem manajemen yang diterapkan atau dokumen normatif lainnya
- Pemantauan, pengukuran, pelaporan dan pengkajian kinerja dibandingkan dengan sasaran dan target kinerja utama (sesuai dengan harapan pada standar sistem manajemen atau dokumen normatif lainnya yang berlaku)
- Kemampuan sistem manajemen perusahaan dan kinerjanya terkait pemenuhan persyaratan peraturan perundang-undangan dan kontraktual yang berlaku
- Pengendalian operasional proses perusahaan
- Audit internal dan tinjauan manajemen
- Tanggung jawab manajemen untuk kebijakan perusahaan
Hubungan antara persyaratan normatif, kebijakan, sasaran dan target kinerja (sesuai dengan harapan dalam sistem manajemen atau dokumen normatif lainnya yang berlaku), setiap persyaratan legal yang berlaku, tanggung jawab, kompetensi personel, operasional, prosedur, data kinerja dan temuan internal audit dan kesimpulan.
Agenda audit tahap II HACCP (SPPG) meliputi:
- Verifikasi langsung terhadap implementasi praktik higienis serta sistem HACCP untuk memastikan bahwa seluruh prosedur telah dijalankan secara konsisten dan efektif. Penilaian juga mencakup kesiapan serta kelayakan fasilitas, sarana, prasarana, dan peralatan yang digunakan dalam proses operasional.
- Mengevaluasi pengendalian proses produksi, pengelolaan bahan baku dan pemasok, serta kompetensi personel yang terlibat dalam pengoperasian proses
- Pemeriksaan dilakukan secara langsung di lokasi untuk melihat kesesuaian antara dokumen dengan praktik aktual di lapangan
- Apabila diperlukan, pengujian dapat dilakukan untuk memastikan tidak adanya potensi risiko terhadap keamanan pangan
- Evaluasi terhadap penanganan produk atau hasil proses yang tidak sesuai, sistem ketertelusuran, serta efektivitas pengendalian operasional secara keseluruhan